Pemain Naturalisasi di IndonesiaPemain Naturalisasi di Indonesia – Setelah menghabiskan beberapa tahun berjuang di kancah internasional, tim nasional Indonesia mengambil trik dari buku Singapura.

Beberapa pemain bintang di liga domestik dinaturalisasi, begitu pula para pemain yang memiliki darah Indonesia dari nenek moyang mereka, dalam upaya memperluas kumpulan talenta tingkat atas yang tersedia untuk seleksi di skuad Indonesia.

Baca Juga Artikel kami Lainnya di Pemain Asing Luar Biasa di Indonesia

Pemain Naturalisasi di Indonesia

Diego Michiels

Diego menjadi pemain naturalisasi pertama yang bermain di skuad Indonesia U-23 saat menjadi bek kiri di SEA Games 2011, saat Indonesia kalah melawan Malaysia di final. Sejak itu, Diego menjadi sibuk dengan penampilan televisi dan agenda publisitasnya saat ia mulai berkencan dengan aktris muda Indonesia, yang menyebabkan penurunan penampilannya.

Namun, musim ini ia kembali ke performa terbaiknya, memimpin Borneo FC masuk tujuh besar sebagai kapten tim.

Cristian Gonzales

Terpilih sebagai penyerang utama pada Piala AFF 2010, penyerang asal Uruguay tersebut merupakan pelopor pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.

Dia bermain sangat bagus di turnamen itu, dan gol krusialnya membawa Indonesia ke final. Gonzales juga merupakan pemain yang selalu bertahan, karena meski kini berusia 42 tahun, ia memimpin tim divisi dua PSS Sleman dalam perburuan slot promosi Liga 1.

Stefano Lilipaly

Setelah melakukan debut internasionalnya pada 2013, kehadiran Stefano Lilipaly semakin penting selama bertahun-tahun. Meski lahir dan dibesarkan di Belanda, ia memenuhi syarat untuk masuk timnas karena warisan Indonesia dari ayahnya.

Dia adalah pemain kunci di Asian Games 2018, mencetak empat gol dan empat assist hanya dari lima pertandingan. Satu fakta menarik, Stefano adalah adik dari Tonnie Cussell Lilipaly, gelandang naturalisasi lainnya yang gagal tampil mengesankan selama karir singkatnya bersama tim nasional.

Alberto “Beto” Goncalves

Pemain naturalisasi terbaru bersama Esteban Vizcarra, Beto mengawali karirnya bersama Timnas Indonesia di Asian Games 2018. Dia mencetak 4 gol di sana, dan dalam dua pertandingan persahabatan terakhir dia mencetak dua gol dan mencatatkan banyak assist.

Beto juga kemungkinan besar terpilih sebagai striker utama di Piala AFF akhir tahun ini.

Ilija Spasojevic

Pria kelahiran Montenegro yang biasa dipanggil “Spaso” itu merupakan striker utama timnas Indonesia sebelum Beto datang. Dia adalah striker ‘fox-in-the-box’ yang memiliki positioning dan finishing yang baik.

Musim lalu ia memenangkan Liga 1 bersama Bhayangkara FC, memainkan peran penting setelah bergabung dengan klub pada pertengahan musim, dan tahun ini kembali memperebutkan gelar bersama Bali United.

Pemain sepak bola asli Indonesia yang bermain di luar negeri

1. Syaffarizal Mursalin Agri (Al Khor junior)

Seorang pesepakbola berbakat dari Indonesia lahir di Qatar. Namanya Syaffarizal Mursalin. Saya yakin dia tidak pernah masuk radar memandu bakat-bakat REAL MADRID.

Namun ia telah berhasil unggul di Liga Negara FIFA peringkat # 95 (Indonesia peringkat # 137 per Januari 2010). Pemain berpostur 172 cm dan berat 65 kg itu menjadi pemain inti klub junior Al Khor.

Di kompetisi junior (U-14) Qatar, dia sudah mencetak 15 gol. Karena dinilai pemain asing berbakat termasuk Farri, Qatar mengontrak calon sentralisasi latihan Aspire.

Ini merupakan program jangka panjang Qatar untuk membina pemain berbakat yang punya prospek bisa dinaturalisasi menjadi pemain nasional Qatar.

Masa sayang rasanya jika talenta muda diklaim, Qatar
Padahal kebangsaan itu juga Indonesia.

2. Febrianto Wijaya (VfB Stuttgart)

Abraham Wijaya tergabung dalam klub anggota Bundesliga Jerman, VfB Stuttgart. Saat Paman Abraham bernama Pieter Witono dan seorang pebisnis asal Jerman yang juga pengurus Stuttgart, Kurt Walter Jurgen bertemu Pieter iseng mengajak pemandu bakat Stuttgart melihat Lapangan Abraham Karebosi, berlatih di Makassar.

Tak disangka, Walter langsung tertarik dengan prestasi permainan ala Abraham Abraham. Di kancah sepakbola junior memang cukup mengilap.
Awalnya dia hanya berlatih di SSB MFS 2000 lalu memperkuat Liga U-14 tahun lalu, lalu naik kasta ke U-16 dan U-17.

3. Irvin Museng (FC Omniworld)

Irvin Museng adalah pesepakbola muda dari Makassar. Turunannya adalah ketika Irvin dan kawan-kawan yang tergabung di Makassar Football School (MFS) tampil sebagai juara theDanone Cup tingkat nasional tahun 2005.

Sebagai juara, MFS menjadi Wakil Piala Dunia Indonesia Danone U-12 di Lyon, Prancis, pada September 2005. Penampilan Irvin di turnamen ini ternyata luar biasa.

Dia berhasil mencetak 10 gol teratas. Prestasi ini mengundang perhatian banyak talenta, termasuk pemandu dari ClubAjax Amsterdam. Namun proses perekrutannya sendiri tidak mudah.

Butuh waktu berbulan-bulan untuk meyakinkan Ajax hingga akhirnya menyerahkan surat resmi untuk merekrut Irvin pada Februari 2006. Saat itu usia Irvin baru 13 tahun.

Kini meski resmi berstatus Ajax, Irvin sempat dipinjamkan ke klub divisi dua FC Omniworld, Belanda.

4. Riyandi Ramadhana Putra (Boavista)

Angky Ramadhana Putra alias (17), salah satu pemain di bawah 21 tahun Pelita Jaya menjalani kontrak dua tahun dengan Klub asal Boavista Rio De Janeiro, Brasil itu kembali ke tanah air untuk mengisi liburan akhir tahun yang diberikan Klub.

Menurutnya, setelah berlatih selama 4 bulan, mulai 25 Januari nanti, akan memperkuat Tim Junior Vista Boza Turnmaen Carioca, turnamen Divisi III di Brazil.

Angki menuturkan, dalam klubnya pemain berusia 17 tahun ke atas dianggap mahir, porsi latihan basic engineering jadi tidak banyak yang diberikan. “Jadi kami mengincar praktik sendiri sambil belajar melalui game yang lebih menonjolkan game individu,” kata Angky.

Rencananya, tim junior akan memperkuat Angki Boavista untuk mengarungi ajang bertajuk Liga Karibia 29 Januari – 9 Mei 2009. Kompetisi tersebut akan melibatkan beberapa tim mapan di Brasil seperti Flamengo dan Fluminense.

Dalam kompetisi skala nasional, di divisi kompetisi berjuang Boavista 3. Namun, kompetisi regional di Rio De Janeiro yang didirikan pada tahun 1961, tim itu bisa dicap sebagai wakil karena bersaing di kasta tertinggi, divisi utama thekompetisinya disebut Carioca .

5. Reggy Jakaria (Almania Sittard)

Dia bukan keturunan Indonesia – pemain Belanda seperti kebanyakan pemain – pemain sepak bola di Belanda yang kita kenal. Namun yang asli adalah Reggy Indonesia dan khususnya berasal dari kota Cirebon. Nama lengkapnya adalah Reggy Jakaria Reggy.

Mendengar sambutan dari ayahnya, semangat Reggy untuk membantu memajukan soccerhas Indonesia sudah sangat terlihat dari ia mengajak dirinya berlatih dan sekolah khusus olah raga dan khususnya lapangan sepak bola di Belanda.

Reggy saat ini bermain untuk sebuah klub di Sittard bernama Almania Sittard dan posisinya sebagai pemain sayap kanan.

6. Rigan Agachi (FC. Gecdrop Houta Boras)

Rigan Agachi, menyatakan tidak menutup kemungkinan membela salah satu klub Indonesia dan juga klub-klub nasional ‘merah putih’. Apalagi Indonesia memang nyata.

Pemain Klub Boras Houta Gecdrop yang tergabung dalam Divisi 1 Liga Belanda sepertinya tidak ingin kembali bermain di Indonesia dalam waktu dekat karena karirnya masih bagus di Belanda.

Pria yang berayahkan Agachi Sukabumi dan ibu asli Jakarta ini memang terlihat antusias bisa kembali ke Tanah Air. Dia masih ingin dan telah membela raja-raja nasional Indonesia.

Pemain Asing Luar Biasa di IndonesiaPemain Asing Luar Biasa di Indonesia – Meskipun kompetisi sepak bola Indonesia hampir tidak dikenal di seluruh perbatasannya, beberapa pemain asing internasional yang luar biasa telah bermain di Indonesia selama bertahun-tahun.

Beberapa lebih legendaris dari yang lain, beberapa yang sesuai dengan reputasinya dan yang lain gagal total. Dari pemenang Piala Dunia dan Liga Champions hingga pemain yang dianugerahi sepatu emas.

Kami telah menangkap 10 nama paling luar biasa dalam sepak bola yang  pernah bermain di Liga 1 di Indonesia. Baca Juga Artikel kami Lainnya di Pemain Sepak Bola Terpopuler di Indonesia.

Pemain Asing Luar Biasa di Indonesia

1. Carlton Cole – Persib Bandung 2017

Pada musim 2017, Carlton Cole menghantam Bandung sebagai pendatang baru di Persib Bandung. Cole melakukan debutnya pada 2002 untuk Chelsea tetapi tidak pernah kembali setelah cedera parah.

Hingga 2006 ketika ia tiba di West Ham dan terus bermain di sana selama tujuh musim, mencetak 57 gol dalam 259 pertandingan. Selain itu, ia mendapat 7 caps atas namanya untuk timnas Inggris.

Sayangnya bagi Persib dan Cole, hubungan itu tidak berhasil. Cole memainkan 5 pertandingan tanpa mencetak gol apa pun dan pergi melalui pintu belakang.

2. Eric Djemba Djemba – Persebaya Bhayangkara 2015

Pemain lain yang mungkin membunyikan bel untuk penggemar permainan indah ini. Dia dikontrak di Manchester United untuk menggantikan kapten legendaris mereka Roy Keane, tetapi dia tidak dapat mengisi posisi itu.

Setelah mengembara melewati beberapa negara sepak bola kecil, dia akhirnya melakukan transfer ke Persebaya Bhayangkara, tetapi tidak pernah muncul karena penangguhan liga sepak bola Indonesia oleh FIFA musim itu.

3. Marco Motta – Persija 2020 – sekarang

Salah satu pendatang terbaru di Liga 1 yang memiliki nama terkenal, adalah bek kanan Italia Marco Motta. Meskipun karirnya sebagian besar terjadi di klub-klub kurang dikenal di Serie A Italia, dia berhasil memainkan 54 pertandingan untuk As Roma dan Juventus antara 2009 dan 2015.

Karena merebaknya virus Covid-19, kami belum bisa bermain. melihat Motta tampil untuk Persija Jakarta. Kami bertanya-tanya berapa lama dia tinggal di ibu kota.

4. Christian Gonzales – PSM Makassar 2003-2004

Persik Kediri 2005-2008, Persib Bandung 2009-2011, Putra Samarinda 2011-2012, Arema 2013-2017, Madura United 2018, PSS Sleman 2018-2019, PSIM Yogyakarta 2019-2020

Berdasarkan performa, penampilan, dan loyalitasnya kepada Indonesia, seharusnya pemain ini berada di urutan teratas. Tapi pesepakbola Indonesia kelahiran Uruguay ini mungkin tidak terlalu dikenal di luar perbatasan Indonesia.

Selama 20 tahun, ia telah empat kali menjadi top skorer Liga Indonesia dan menjadi juara satu kali (2006). Selain itu, sifatnya yang berapi-api membuatnya mengumpulkan beberapa skorsing karena memukul manajemen lawan, meludahi wasit, dan berkelahi dengan pemain lawan dan menimbulkan kegemparan media.

Terlebih lagi, dia adalah pemain asing pertama yang dinaturalisasi dan bermain untuk tim nasional Indonesia. Legenda kehidupan nyata di komunitas sepak bola Indonesia.

5. Peter Odemwingie – Madura United 2017 – 2018

Nama lain yang akrab bagi banyak penggemar sepak bola. Pemain internasional Nigeria kaki kiri yang bermain di Ligue 1 Prancis, Liga Rusia 1, dan Liga Premier Inggris ini bertengger di Madura United pada musim 2017-2018.

Meski hanya bertahan selama satu musim, ia berhasil mencetak 15 gol dalam 24 penampilan, 7 di antaranya dalam kompilasi ini.

6. Didier Zokora – Semen Padang 2017

Pada tahun 2017 Semen Padang berhasil mengejutkan para penggemar sepak bola di Indonesia dengan memboyong tekel keras di lini tengah dengan nama Didier Zokora.

Mantan gelandang Tottenham Hotspur dan Sevilla itu mencetak gol di Sumatera tetapi hanya berhasil membuat 11 penampilan tanpa meninggalkan kesan abadi. Dia memang meninggalkan kesan abadi untuk negaranya, Pantai Gading. Karena ia telah memainkan 123 pertandingan sebagai pemain internasional untuk mempertahankan warna negaranya.

7. Sylvano Comvalius – Bali United 2017, Arema 2019, Persipura Jayapura 2020

Mungkin nama yang kurang dikenal dibandingkan dengan pemain Liga Premier dan Serie A lainnya di daftar ini, tetapi pasti ada yang menyebutkan karena penampilannya di musim 2017 bersama Bali United dan penampilannya sebagai pemain. Ia berperan besar dalam kebangkitan Bali United.

Comvalius adalah Pemain Asing Luar Biasa kelahiran Belanda dan pengembara sepakbola sejati. Telah bermain untuk 12 klub di 8 negara berbeda dalam 11 tahun sebelum bergabung dengan Bali United.

Musim 2017 di Bali United ternyata menjadi tahun paling produktif dalam karirnya, karena ia berhasil mencetak 37 gol dalam 34 penampilan. Meraih gelar sebagai pencetak gol sepanjang masa dalam satu musim di Liga Indonesia.

Selain statistiknya yang fenomenal, janggutnya yang mencolok dan penampilannya yang berotot sangat menonjol dibandingkan dengan pemain lokal yang relatif kecil. Nama yang terkenal di game sepak bola Indonesia!

8. Michael Essien – Persib Bandung 2017

Nomor 8 dalam daftar kami adalah mantan gelandang Chelsea dan Real Madrid dan pemenang Liga Champions UEFA. Michael Essien! Penandatanganannya di Indonesia menyebabkan sirkus media lengkap dan penggemar sepak bola berbaris untuk melihat sekilas bintang sepak bola ini.

Bintang sejati untuk Ghana dan Chelsea di tahun-tahun pertamanya di Liga Premier di mana ia berhasil memenangkan Liga dua kali dan memenangkan empat Piala FA. Dia adalah salah satu dari satu juta transfer pertama untuk Chelsea dengan biaya transfer di atas 40 juta Euro.

Bersama rekannya Carlton Cole, ia bermain selama satu musim untuk Persib Bandung, membuat 29 penampilan dan mencetak 5 gol untuk klub tersebut.

9. Mario Kempes – Pelita Jaya 1996

Untuk nomor 9 di daftar kami, kami menyelam kembali ke dalam sejarah. Bagi banyak penggemar yang lebih muda, Mario Kempes mungkin tidak membunyikan bel, tetapi tanyakan kepada orang tua dan kakek nenek Anda tentang mantan legenda ini untuk mengetahui bahwa dia adalah juara dunia bersama Argentina.

Dia memainkan tiga piala dunia untuk negaranya (1974, 1978, dan 1982), di mana tahun tersuksesnya adalah 1978 ketika dia menjadi pencetak gol terbanyak dari turnamen dan memenangkan piala dunia. Di level klub, ia berhasil mencetak 116 gol dalam 171 penampilan bersama Valencia di Divisi Primera.

Menobatkannya sebagai pencetak gol terbanyak Divisi Primera pada tahun 1977 dan 1978. Ia menutup karirnya dengan 12 gol dalam 18 penampilan untuk Pelita Jaya FC pada tahun 1996.

10. Roger Milla – Pelita Jaya 1994-1995 & Putra Samarinda 1995-1996

Mungkin nama paling mengejutkan yang pernah bermain di Liga Indonesia adalah legenda dan bintang Kamerun sepanjang masa, Roger Milla. Yang menjadi legenda dengan mencetak empat gol di Piala Dunia 1990 pada usia 38 tahun (!), Membantu Kamerun menjadi tim Afrika pertama yang mencapai perempat final Piala Dunia.

Selain itu, ia menjadi terkenal karena perayaan golnya yang spesial dan atletis yang menjadi sumber inspirasi bagi banyak pemain masa kini. Milla berhasil mencetak 413 gol dalam 747 pertandingan sepanjang karirnya dan sebagian besar bermain di Prancis.

Sama seperti superstar Mario kempes, dia menutup karirnya dengan dua musim di Indonesia, bermain untuk Pelita Jaya & Putra Samarinda di mana dia mencetak 41 gol hanya dalam 35 pertandingan sementara dia sudah melewati usia 42. Bukti kehidupan nyata bahwa usia tidak selalu sangat penting!

Dan bersama Roger Milla, kami telah mencapai akhir dari 10 pemain paling luar biasa yang pernah bermain di sepak bola Indonesia. Apakah menurut Anda kami melewatkan Pemain Asing Luar Biasa terkenal? Beri tahu kami dengan meninggalkan komentar di bagian bawah.

Pemain Sepak Bola Terpopuler di IndonesiaPemain Sepak Bola Terpopuler di Indonesia – Sepak bola menjadi olahraga terpopuler di Indonesia setelah bulu tangkis sejak lama. Hal tersebut membuat para pesepakbola juga menjadi populer mengikuti performanya di tim. Apalagi, saat timnas unjuk kebolehan bersama pemain-pemain pilihan. Olahraga ini menjadi olahraga paling populer untuk anak-anak di Indonesia.

Tak hanya pria, tapi juga wanita mulai mencintai pesepakbola Indonesia. Penampilan mereka mencuri perhatian penonton dengan permainan mereka yang menawan atau bahkan wajah tampan dari mereka.

Berbicara tentang popularitas pesepakbola, media sosial menjadi media yang paling menonjol untuk menunjukkan seberapa populernya mereka. Beberapa pesepakbola Indonesia juga menggunakan salah satu media seperti Instagram.

Baca Juga Artikel kami Lainnya di Pemain Legendaris Sepak Bola Indonesia

Pemain Sepak Bola Terpopuler

Nah, berikut kami punya beberapa list pesepakbola Indonesia paling terkenal dari masa ke masa berdasarkan followers Instagram. Lihat di bawah ini!

1. Bambang Pamungkas

Bambang Pamungkas memiliki lebih dari 1,4 juta pengikut di Instagram. Pemain Persija Jakarta ini cukup aktif mengunggah fotonya di Instagram. Popularitasnya berasal dari penampilannya di setiap pertandingan yang membawa sejarah hebat sepak bola di Indonesia.

Bambang Pamungkas menjadi salah satu legenda pesepakbola Indonesia dan Persija Jakarta. Bambang pamungkas masih menyandang tim Nasional Indonesia dengan perolehan 37 gol. Ia menjadi salah satu atlet sepak bola Indonesia tersukses.

Prestasi terbaik Bambang ditunjukkan dalam berbagai pertandingan sepak bola seperti di timnas dan masih banyak lagi. Bepe juga menjadi striker paling tajam dengan lebih dari delapan gol dalam enam pertandingan. Ikon Harimau Kemayoran ini terkenal dengan skill gore dan oportunisme strikernya.

2. Irfan Bachdim

Irfan Bachdim sangat populer dengan sekitar lebih dari 1 juta pengikut di Instagram. Namanya menjadi begitu populer sejak piala AFF saat ia berkiprah sebagai salah satu pemain timnas Indonesia pada 2010.

Pada Piala AFF 2010, ia bergabung dengan timnas senior Indonesia di bawah asuhan Alfred Riedl. Ia melakukan debut pertamanya bersama timnas Indonesia saat timnas menang 6-0 dalam laga persahabatan melawan Timor Leste, di Palembang pada 21 November 2010.

Kini, Bachdim bermain untuk tim PSS Sleman dan masih eksis di timnas Indonesia. Di timnya, ia bisa menempati berbagai posisi seperti penyerang, gelandang, maupun di sayap.

3. Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly memiliki sekitar 1 juta pengikut di akun Instagram-nya. Ia cukup sering membagikan momennya di platform media sosial ini. Sejak 2009 ia berhasil mendapat tempat di Jong FC Utrecht, tim junior level dua di bawah tim senior. Walaupun berdarah blasteran Indonesia, tapi itu menjadi beberapa fakta olahraga Indonesia yang harus Anda ketahui tentang tim pesepakbola.

Pada musim pertamanya di Jong FC Utrecht, dia mencetak sekitar delapan gol, termasuk satu gol dalam pertandingan debutnya. Dia memainkan peran besar dalam membantu tim yunior FC Utrecht memenangkan Piala Junior KNVB 2009-10.

Sejak saat itu, penampilannya semakin baik dalam berbagai pertandingan sepak bola, dan yang paling berkesan adalah saat ia berkontribusi pada Piala AFF 2016 sebagai salah satu timnas sepak bola Indonesia. Sekarang, dia bermain untuk Bali United dan masih memiliki performa yang luar biasa di lapangan.

4. Evan Dimas

Evan Dimas begitu populer sejak ia berkiprah di timnas Indonesia untuk Piala AFF 2013. Dalam laga penentuan grup melawan Korea Selatan (12 Oktober 2013), Evan mencetak hat-trick yang membuat Indonesia lolos ke-16 kalinya.

Evan Dimas menjadi pencetak gol terbanyak untuk Indonesia dengan lima gol dan membawa timnas menjuarai Piala AFF untuk pertama kalinya. Pengikut Instagram-nya mencapai hingga 1 juta orang yang didominasi oleh kaum Milenial.

5. Andik Vermansah

Andik Vermansah menjadi cukup populer di Instagram, dengan lebih dari 800 ribu pengikut. Banyak sekali momen yang ia bagikan tentang kesehariannya selama berlatih di luar lapangan.

Andik Vermansyah selalu membawa timnya ke kejuaraan puas dengan penampilannya yang luar biasa. Itulah mengapa orang sangat mencintainya, tidak hanya untuk pria tetapi juga di kalangan wanita.

Andik Vermansah memulai karirnya bersama Persebaya U-18. Bersama tim ini, Andik berhasil menjuarai Liga Pemuda Daerah Jawa Timur 2007. Dan tahun berikutnya, Andik berhasil membawa medali emas ke Kota Surabaya pada Pekan Olahraga Provinsi.

6. Atep

Atep merupakan salah satu pesepakbola Indonesia terpopuler dengan follower Instagram yang mencapai lebih dari 760 ribu orang. Ia menjadi salah satu timnas sepak bola Indonesia dari tahun 2004 hingga 2007. Penampilannya sangat bagus sejak saat itu dan menjadi terkenal hingga sekarang.

7. Hansamu Yama Pranata

Hansamu Yama Pranata cukup populer di Instagram, dengan lebih dari 460 ribu pengikut. Namanya menjadi begitu populer sejak ia bergabung di Piala AFF 2013. Di kejuaraan ini, ia membantu mengantarkan timnas untuk pertama kali menjuarai Piala AFF.

8. Boaz Solossa

Boaz adalah salah satu striker terbaik yang dimiliki Indonesia sejak lama. Ia dikenal karena instingnya yang tinggi, akurasi operan yang bagus, tendangan kaki kiri, dan teknik dribbling yang di atas rata-rata. Dalam hal mencetak gol, Boaz juga satu-satunya pemain sepak bola nasional yang mampu bersaing dengan striker asing untuk menjadi top skorer ISL.

Boaz pendiam kerap membagikan momennya di Instagram, dan ia memiliki lebih dari 127 ribu pengikut. Ia menjadi begitu populer saat tampil bersama Timnas Indonesia di ajang Piala Macan 2004.

Nah itulah tadi sekilas tentang pemain sepak bola Indonesia paling terkenal berdasarkan followernya di Instagram. Pemain sepak bola Indonesia favorit kamu yang mana? Sudahkah Anda mengikuti salah satu dari mereka?

9. Aguiar Batubara

Aguiar Batubara (dibawa ke dunia 20 Agustus 1978 di Surabaya, Jawa Timur) adalah pesepakbola Indonesia. Dia biasanya bermain sebagai pelindung dan tingginya 1,77 m (5 kaki 10 inci). Ia bermain dari 1999 hingga 2005 bersama Deltas Sidoarjo, 2006 hingga 2008 bersama Pelita Jaya Purwakarta, dan hingga 2008 bersama Persebaya Surabaya. Sejak 2011 ia bergabung dengan Barito Putra dan menjadi kapten grup. Dia memiliki Batak yang menurun dari orang tuanya, namun dia dilahirkan dan mengalami masa kecil di Surabaya

Pemain Sepak Bola Terkenal dari Indonesia, Orang Terkenal Lahir pada tahun 1978

10. Bima Sakti

Bima Sakti Tukiman (dibawa ke dunia 23 Januari 1976) adalah pesepakbola Indonesia yang mengundurkan diri dan mantan pelatih utama kru sepak bola nasional Indonesia. Ia dinamai menurut sistem kosmik Bima Sakti, yang disebut “Bima Sakti” dalam bahasa Indonesia.

11. Budi Sudarsono

Budi Sudarsono (lahir pada 19 September 1979 di Kediri, Jawa Timur) adalah pesepakbola Indonesia yang mengundurkan diri. Dia biasanya bermain sebagai gelandang serang atau penyerang. Dia bermain untuk Persik Kediri di babak penyisihan Liga Champions AFC 2007, di mana dia mencetak dua gol.

Berbicara tentang popularitas pesepakbola, media sosial menjadi media yang paling menonjol untuk menunjukkan seberapa populernya mereka. Beberapa pesepakbola Indonesia juga menggunakan salah satu media yang sering di gunakan di Indonesia.

Beberapa Macam Pemain Sepak Bola Legenda Luar Negeri

Melihat Riwayat Masa Muda Legenda Sepakbola 'Pele' Lewat Film

Pemain Sepak Bola Legenda Luar Negeri. Pastinya akan selalu ada pemain bola legendaris yang di miliki oleh setiap negaranya.

Bagaimanakah untuk seseorang layak di sebut sebagai legenda dari sepak bola ?. Pada umumnya mereka adalah ” nyawa ” dari suatu tim, yang berkontribusi tak hanya dari segi sumbangan gol dan jumlah penampilan melainkan juga performa terbaik serta kepiawaiannya dalam mengolah si kulit bundar.

Tentunya memiliki jiwa kepemimpinan serta attitude yang menjadi poin pendukung yang vital lainnya. Maka dari itu mereka bisa menjadi salah satu ikon yang mewakili serta membawa nama tim yang besar serta akan di belanya dengan hormat.

Legenda dari sepak bola ini merupakan seseorang yang berhasil mengukir namanya. Tentunya di dalam buku sejarah lapangan hijau tak hanya dalam rekor sebagai kesuksesan pribadi namun juga untuk keberhasilan suatu tim.

Perlu di ketahui sejak awal di inisiasi tahun 1930, Piala Dunia ini telah melahirkan sosok – sosok yang sangat bertalenta sekali. Hingga sampai saat ini masih di kagumi oleh dunia, dari pada kalian makin penasaran mari kita bahas secara bersama – sama.

Pemain – Pemain Dari Sepak Bola Yang Sangat Melegenda Sekali Serta Perlu Kamu Ketahui

Seperti biasa kami di bawah ini akan memberikan beberapa pemain sepak bola yang legenda di antaranya adalah :

Pele

Edson Arantes do Nascimento, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pele, lahir pada tanggal 23 Oktober 1940 di Tres Coracoes, Brazil. Ia telah mengawali karir profesionalnya sebagai pemain sepak bola ketika berusia 15 tahun dengan bergabung di klub sepak bola Brazil, Santo, di mana Pele mencetak empat gol di laga debutnya.

Kemudian di perkenalkan kepada dunia di Piala Dunia pada tahun 1958 yang berada di Swedia. Serta bersama dengan tim nasional Brazil saat dirinya berusia 17 tahun, tentunya telah menjadi salah satu pemain termuda tim Samba pada ajang tersebut.

Pele juga telah menjadi pahlawan saat Brazil menjadi juara Piala Dunia 1958 untuk pertama kalinya dan menyumbang enam gol termasuk hat – trick. Yang di lakukan saat semifinal melawan Perancis.

Diego Maradona

Mungkin pasti kalian akan teringat dengan ” Gol Tangan Tuhan ” tentunya ketika mendengar nama Diego Maradona. Legenda Argentina ini memang erat kaitannya dengan gol kontroversial. Yang pernah di cetaknya ketika melawan Inggris di perempat final Piala Dunia tahun 1986.

Alih – alih menyundul bola. Diego telah menjebol gawang Inggris menggunakan tangan kirinya dan tak ada wasit yang menganulir gol tersebut.

Perlu kalian ketahui Maradona juga di kenal karena gol spektakulernya di pertandingan yang sama saat ia berhasil menggiring bola seorang diri melewati empat pemain Inggris.

Sir Bobby Charlton

Sir Robert Charlton CBE, atau lebih dikenal dengan nama Bobby Charlton, merupakan salah satu legenda besar sepak bola tim nasional Inggris dan klub Manchester United.

Karir sepak bola pertamanya berawal saat Charlton bergabung bersama The Red Devils di usia ke – 15, sedangkan debutnya bersama tim nasional Inggris bermula di tahun 1958.

Gelandangan serang ini kelahiran tahun1937 tersebut yang telah menjadi satu – satunya pemain Inggris. Yang berpartisipasi di dalam 4 turnamen piala dunia. Yaitu pada tahun 1958, 1962, 1966, dan 1977. Bahkan, ia menjadi pemain kunci saat Inggris menaklukkan Jerman Barat dan kemudian keluar sebagai juara Piala Dunia 1966.

Zinedine Zidane

Bila Maradona ini di kenal dengan gol kontrovesialnya yang terkenal. Maka Zinedine Zidane ini mudah di ingat karena akan aksinya melakukan head – butt terhadap Marco Materazzi di Piala Dunia 2006 saat Perancis bertanding melawan Italia.

Lalu Zidane langsung di keluarkan dengan kartu merah dan merelakan Italia menjadi pemenang. Terlepas dari kejadian ini, Zidane merupakan ikon sepak bola Perancis yang pantas dikagumi.

Tentunya mantan gelandang yang akrab disapa Zizou tersebut telah banyak mengantar klub yang ditungganginya memenangkan berbagai penghargaan, baik di Juventus maupun Real Madrid. Bersama juga dengan Juventus, Zidane memantu tim Nyonya Tua memenangkan Intercontinental Cup.

Itulah beberapa pemain bola legendaris. Sempoga artikel yang kami buat bisa bermanfaat untuk kalian semua.