Edgar Davids

Edgar Davids – Edgar Stevan “Pitbull” Davids  lahir tanggal 13 Maret 1973 Paramaribo, Suriname, bergabung dengan akademi sepak bola Ajak Amsterdam sejak umur 12 tahun. Pada umur 18 tahun masuk dalam tim senior Ajax ketika melawan RKC Waalwijk.

Selama aktif di menjadi pesepakbola adalah seorang gelandang bertahan, mempunyai kekuatan fisik diatas rata-rata, kuat dalam mempertahankan bola dan ngotot dalam merebut bola dari kaki lawan sampai dengan bertahan dari serangan lawan, dia merupakan pemutus serangan lawan mulai dari area lawan sampai dengan area timnya.

Dengan cara bermain sebagai geladang bertahan yang mumpuni sudah terlihat saat dia membela Ajax Amsterdam, membuat banyak tim besar eropa yang tertarik menggunakan jasanya. Ia berhasil mengantarkan Ajax merai titel juara Eradivisie selama tiga kali berturut-turut, juga berhasil mengharumkan nama Ajax di Eropa dengan menjuarai UEFA Cup pada 1992 dan Liga champions Eropa 1994/1995 saat itu Ajax dilatih oleh Luis van Gaal.

Setelah memberikan gelar-gelar bergengsi untuk Ajax, Edgar Davids mencoba petualangan di Klub baru dan dia memutuskan untuk bergabung dengan klub dari Italia yaitu AC Milan, namun bersama AC Milan dia gagal beradaptasi dengan tim barunya. Karena proses adaptasi tersebut membuat Edgar Davids memutuskan keluar dari AC Milan dan bergabung dengan klub Italia lainnya yaitu Juventus. Bersama Juventus inilah kemampuan terbaik Seorang Edgar Davids muncul kembali seperti saat bersama Ajax, dibawah kepelatihan Marcello Lippi, ia menjadi mesin pengerak di lini tengah Juventus. bersama Juventus dia meraih beberapa gelar seperti Scudetto Seri A, Piala Super Italia, dan UEFA Intertoto namun gagal meraih gelar juara liga Champions Eropa. Beberapa klub yang pernah di belanya setelah mengabdi bersama Juventus antara lain Barcelona (dipinjamkan), Inter Milan, Tottenham Hotspur, dan terakhir di Crystal Palace sebelum dia pensiun menjadi pemain sepak bola profesional. bersama Tim Nasional Belanda dia mencatakan 74 penampilan dengan mencetak 6 gol, ikut memperkuat Tim Belanda di kejuaraan Piala eropa 1996, 2000 dan 2004. Ia masuk kedalam skuad Tim Belanda pada Piala Dunia 1998.

Itulah sekilas mengenai Edgar Davids, seorang pemain sepak bola pekerja keras dalam tim, seorang petarung di lapangan tengah, seorang pesepak bola yang paling gampang dingat dari seluruh pemain yang bemain di lapangan karena penampilanya yang nyentrik dan ikonik dalam olah raga sepak bola.

You May Also Like