Francesco Totti

Francesco Totti

Francesco Totti lahir pada tanggal 27 September 1976 di Roma, Italia. Ia sering disebut sebagai Er Bimbo de Oro (The Golden Boy), L’Ottavo Re di Roma (Raja Kedelapan Roma), Er Pupone (Bayi Besar), Il Capitano (Kapten), dan Il Gladiatore (The Gladiator) oleh media olahraga Italia. Dia adalah salah satu pemain yang hanya bermain untuk satu klub selama menjadi pemain sepak bola profesional. Klub yang hanya di bela oleh Totti adalah AS Roma, bermain sebagai gelandang serang atau striker kedua,striker tunggal atau pemain sayap tergantung dari skema yang diinginkan pelatih.

Totti menghabiskan seluruh karirnya di Roma, memenangkan gelar Serie A, dua gelar Coppa Italia, dan dua gelar Supercoppa Italiana. Dia adalah pencetak gol tertinggi kedua sepanjang masa dalam sejarah liga Italia dengan 250 gol, dan merupakan pencetak gol Italia tertinggi keenam di semua kompetisi dengan 316 gol. Totti adalah pencetak gol terbanyak dan pemain paling tertutup dalam sejarah klub, memegang rekor gol terbanyak di Serie A saat bermain untuk klub tunggal, dan juga memegang rekor untuk kapten klub termuda dalam sejarah Serie A.

Dengan posisi sebagai pemain tengah Totti dengan visi bermain dan teknik yang bagus ditambah kemampuan mencetak gol yang tinggi membuat Totti dianggap sebagai salah satu pemain Italia terbesar sepanjang masa. Totti juga masuk dalam skuad Tim Nasional Italia pada saat menjadi juara dunia pada Piala Dunia 2006. ia juga mewakili negaranya di Piala Dunia 2002 dan Euro 2004. Ia juga memenangkan beberapa penghargaan individu, terutama Sepatu Emas Eropa 2007 dan Kaki Emas. Pada tahun 2004, ia disebut di FIFA 100, daftar pemain hidup terbesar di dunia yang dipilih oleh Pelé, sebagai bagian dari perayaan ulang tahun FIFA. Pada tahun 2011, Totti diakui oleh IFFHS sebagai pesepakbola paling populer di Eropa. Pada November 2014, Totti memperpanjang rekornya sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah Liga Champions UEFA, berusia 38 tahun dan 59 hari.

Pada 17 Juli 2017, Totti mengumumkan pengunduran dirinya dari sepakbola profesional dan mengumumkan bahwa dia telah menerima tawaran dari mantan timnya Roma untuk menjadi direktur klub AS Roma. Dia sempat mengikuti kursus kepelatihan namun tidak bisa melanjutkan kursus kepelatihan tersebut karena kesibukan dan komitmen sebagai Direktur Klub AS Roma.

You May Also Like